Ini Dampak Buruk Jika Tangki BBM Mobil Jarang Diisi Penuh

mekanikmitsubishi.comSebagai dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak waktu ke waktu yang kian melambung menjadi alasan bagi sebagian orang untuk mengisi tangki bensin mobilnya hanya seperlunya saja. Tidak jarang jarum bahan bakar pada panel indikator berada pada level “hanya” seperempat atau setengah. Apalagi jika masih ada dari sebagian orang yang mempunyai “kebiasaan” mengisi bahan bakar mobilnya di saat hanya ingin digunakan saja.

Kebiasaan tersebut, tanpa disadari bisa membawa dampak buruk bagi mobilnya dari berbagai faktor. Misalnya saat menjumpai kondisi jalanan yang sedang macet parah atau padat merayap, pastinya perasaan cemas akan menghampiri karena jumlah bahan bakar yang tersedia di tangki mobilnya sangat minim.

Dengan minimnya volume bahan bakar yang tersedia, pompa bahan bakar tidak berada dalam posisi yang terendam dan kecenderungannya tidak terendam akan semakin besar saat mobil bermanuver. Meskipun desain tangki bahan bakar pada mobil modern seperti sekarang ini telah memiliki banyak sekat yang terdapat di dalamnya. Hal ini tentu saja masih tetap berbahaya bagi pengendara maupun mobil. Mesin mobil bisa berhenti secara tiba-tiba karena terputusnya asupan bensin dan tidak menutup kemungkinan akan tertabrak oleh kendaraan yang tepat berada di belakang.

Selain itu, adanya tumpukan kotoran yang terdapat di dasar tangki bahan bakar juga bisa menyebabkan masalah pada mobil. Mengisi bahan bakar di stasiun pengisian (SPBU) di daerah terpencil dengan kondisi tangki tanam di SPBU tersebut yang kurang terawat juga berpotensi menghadirkan dan menambah kotoran di dalam tangki bahan bakar mobil juga bertambah banyak. Bila hal ini tidak terdeteksi dengan segera, otomatis kerja pompa bensin (fuel pump) akan semakin berat yang berakibat menurunnya kemampuan pompa bensin menekan bahan bakar masuk ke injektor. Tentu saja hal ini akan menyebabkan pompa bensin rentan terjadi kerusakan dan konsumsi bahan bakar akan semakin boros.

Dampak buruk lainnya yang juga bisa ditimbulkan adalah hadirnya air yang terdapat di di dalam tangki bahan bakar akibat terjadinya kondensasi. Tangki yang tidak terisi penuh akan menyebabkan ruang kosong di dalamnya semakin luas sehingga menyebabkan terjadinya proses kondensasi semakin lebih mudah, terutama untuk tangki bahan bakar pada mobil yang masih terbuat dari material besi. Wajar jika kemudian hal ini membuat mayoritas para produsen mobil modern kini mulai membuat tangki bahan bakar yang terbuat dari material plastik untuk mereduksi terjadinya proses kondensasi.

Nah, itulah beberapa dampak buruk yang bisa dialami oleh mobil Anda jika tangki bahan bakarnya jarang terisi penuh. Semoga dengan adanya artikel singkat tersebut di atas bisa menambah wawasan dan pengetahuan Anda sehingga Anda tidak lagi mengisi tangki bahan bakar pada mobil Anda hanya seperlunya saja. Semoga bermanfaat.

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *