Tips Mengemudi Saat Mudik: Hindari Lelah dan Kantuk

mekanikmitsubishi.comHari Raya Idul Fitri tinggal menunggu hitungan hari lagi. Namun, mungkin sebagian dari Anda sudah banyak yang hendak melakukan persiapan untuk mudik lebaran, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Yang perlu dicatat dari tradisi mudik ini adalah banyaknya terjadi angka kecelakaan, khususnya bagi mereka yang melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan mobil dan motor.

Bahkan, untuk menekan dan mengurangi terjadinya angka kecelakaan lalu lintas saat mudik, pihak kepolisian telah menghimbau agar para pemudik menghindari menggunakan sepeda motor saat hendak melakukan perjalanan mudik. Hal ini dilakukan karena sarana transportasi roda dua tersebut tidak dirancang untuk menempuh perjalanan jarak jauh.

Tidak hanya bagi kendaraan roda dua saja, bagi pemudik yang menggunakan mobil pun pihak kepolisian juga telah menghimbau agar tetap mengutamakan keselamatan, menaati peraturan lalu intas serta tetap berhati-hati saat berkendara demi keselamatan bersama.

Salah satu faktor pemicu terjadinya kecelakaan adalah rasa stres, lelah, dan kantuk akibat jauhnya jarak yang harus ditempuh, hingga akhirnya membuat konsentrasi pengemudi menjadi buyar. Nah, agar konsentrasi Anda tetap fokus selama mengemudi, berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar terhindar dari rasa lelah dan kantuk:

1. Usahakan cukup tidur dan yang paling penting tidur yang berkualitas. Sebelum melakukan perjalanan mudik, seorang pengemudi membutuhkan waktu tidur setidaknya tujuh jam. Karena rasa kantuk bisa menyebabkan konsentrasi pengemudi buyar dalam sekejap.

2. Sebaiknya hindari menyetir lebih dari tiga jam. Mengemudi terlalu lama dengan konsentrasi penuh dan pada kondisi yang monoton akan membuat syaraf menjadi mudah lelah. Alangkah baiknya jika berhenti dan beristirahat sejenak setiap tiga atau empat jam sekali di tempat yang aman.

3. Kurangi asupan karbohidrat. Terlalu banyak asupan karbohidrat yang dikonsumsi sebelum berkendara akan menyebabkan lebih mudah terserang rasa kantuk. Sebaiknya ganti makanan yang banyak mengandung karbohidrat dengan mengkonsumsi, misalnya buah-buahan. Karena buah-buahan banyak mengandung vitamin baik yang bisa membantu menyegarkan badan.

4. Minum kopi kemudian tidur. Menurut sebuah studi yang telah dilakukan di Inggris, kombinasi yang dilakukan dari kedua hal tersebut selama lebih kurang 15 menit terbukti dapat membantu mengurangi kantuk, memperbaiki kewaspadaan dan kemampuan seseorang. Selain itu, metode tersebut dipercaya sangat ampuh karena minum kopi kemudian tidur selama lebih kurang 15 menit dapat membantu menjernihkan otak seseorang dari kandungan adenosine. Hal ini dikarenakan kafein membutuhkan waktu sekitar lebih kurang 20 menit untuk dapat mempengaruhi seseorang secara psikologis. Dampaknya seperti memberikan sebuah tamparan untuk membangunkan seseorang dari tidurnya.

5. Olah raga ringan. Jika dirasa saat dalam perjalanan kondisi tubuh sudah mulai terasa lelah dan kantuk, sebaiknya berhenti dan beristirahat sejenak di tempat yang aman sambil melakukan olahraga ringan atau peregangan tubuh. Hal ini sangat bermanfaat untuk membantu melancarkan peredaran darah dalam tubuh setelah duduk berjam-jam di dalam mobil.

6. Menyetir secara bergantian. Bila situasi dan kondisi memungkinkan, sebaiknya berganti mengemudikan mobil setiap 3 atau 4 jam sekali.

Tips tersebut di atas sangat membantu bagi Anda para pemudik agar tetap bisa berkonsentrasi saat mengemudi selama perjalanan mudik. Anda juga bisa memanfaatkan pos-pos siaga mudik yang biasanya telah disiapkan disepanjang jalur mudik. Selain itu, Anda juga perlu mengetahui tips mengemudi yang aman saat mudik sehingga Anda bisa melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan Anda pun bisa selamat sampai di tujuan dan berkumpul dengan sanak famili tercinta.

Semoga dengan adanya artikel tersebut di atas bisa bermanfaat. Selamat mudik dan selamat berlebaran bersama keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *