Tips Agar Transmisi CVT Mobil Awet Serta Kelebihan Dan Kekurangannya

Tips Penting Agar Transmisi CVT Mobil Awet Serta Kelebihan Dan Kekurangannya - MekanikmitsubishiBeberapa Tips Penting Agar Transmisi CVT Mobil Awet Serta Kelebihan Dan Kekurangannya

Mekanikmitsubishi.com – Kemudahan dalam bepergian menggunakan kendaraan apapun kini menjadi kebutuhan yang terus berkembang dan produsen otomotif di tanah airpun berlomba-lomba mencari inovasi terbaru untuk customer. Tak heran jika lifestyle saat ini sudah merambah hampir diseluruh aspek kehidupan, termasuk kedalam alternatif berkendara.

Baca juga : Beberapa alasan transmisi mobil matic jarang dilirik dan diminati.

Tidak bisa dipungkiri juga bahwa teknologi transmisi mobil terus berkembang seiring dengan kebutuhan manusia. Sekarang ini misalnya, teknologi transmisi terbaru yang banyak digunakan dalam mobil bertransmisi automatic atau yang akrab disebut dengan Continuosly Variable Transmission (CVT).

Apa itu Transmisi CVT ?

CVT adalah tipe transmisi untuk mobil matic yang tidak menggunakan gigi persneling layaknya mobil transmisi manual (M/T) ataupun matic (A/T) yang stAndar. Mudahnya, Transmisi CVT adalah transmisi otomatis yang dikontrol secara elektronis antara dua drive pulley dengan menggunakan steel belt.

Ada tiga komponen utama yang memegang peran penting kinerja CVT. Yang pertama adalah Drive Pulley yakni pulley primer atau utama, kemudian Driven Pulley yakni pulley sekunder atau pulley kedua, dan yang terakhir adalah V-belt yang berperan menghubungkan keduanya.

Tips Penting Merawat Transmisi CVT Agar Tetap Awet

Baca juga : Cara deteksi kerusakan transmisi mobil matic paling mudah.

Dengan perbedaan fasilitas dan fitur-fitur yang ditawarkan, tentunya akan membutuhkan perawatan dan penanganan ekstra. Berikut beberapa tips penting yang dapat membantu perawatan Transmisi CVT mobil Anda:

Lakukan servis secara berkala

Sama dengan mobil yang bertransmisi manual, mobil dengan transmisi CVT juga memerlukan servis secara berkala. Ikuti instruksi servis dari produsen resmi dan selalu cek kondisi kendaraan. Hal ini perlu dilakukan agar Anda bisa mendapatkan kenyamanan berkendara.

Mengganti Oli transmisi ( Sangat Penting )

Untuk menjaga keawetan kondisi transmisi CVT mobil, lakukan penggantian oli secara berkala, mulai dari 25.000 kilometer atau paling maksimal 50.000 kilometer. Pakailah oli transmisi yang disarankan oleh produsen karena jika menggunakan oli yang tidak sesuai spesikasi yang dibutuhkan mobil transmisi CVT, maka dikhawatirkan akan memperpendek umur transmisi CVT kita.

Mengecek kinerja Transmisi CVT secara berkala

Bagaimana cara mengecek kinerja transmisi CVT? Cara mengeceknya sangat mudah. Tempatkan tuas transmisi pada posisi D atau R kemudian lepaskan rem. Jika mobil bergerak secara langsung, tandanya transmisi CVT Anda baik-baik saja.

Ganti oli transmisi jika setelah menerjang banjir

Jika Anda memang terpaksa menerjang banjir, maka Anda harus segera mengecek keadaan oli transmisi CVT mobil Anda dan segera ganti dengan oli yang baru. Ditakutkan, jika genangan air masuk pada gearbox dan oli transmisi tercampur endapan air dan lupur serta benda asing lainyanya, selain menyebabkan pelumasan tidak maksimal dan menyebabkan keasuan, bila terjadi terus menerus sangat mungkin menimbulkan masalah yang lebih fatal. Maka untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih parah akibat air yang masuk akan jauh lebih baik jika Anda segera mengecek kondisi transmisi CTV, bila kondisi tidak normal maka diperlukan untuk mengganti oli transmisi dan mengecek komponen lainnyanya seteleh melalui banjir yang dirasa beresiko.

Apa Kelebihan dan Kekurangan Transmisi CVT Pada Mobil ?

Baca juga : Posisi paling nyaman dan ideal kaki kiri saat mengemudikan mobil matic.

Sesempurna apapun teknologi yang dihasilkan, tidak  bisa dipungkiri bahwa pasti memiliki kekurangan. Untuk kelebihan transmisi CVT pada mobil terletak di performanya yang lebih halus dan nyaman karena mampu meminimalisir hentakan akibat perpindahan gigi persneling.

Jika diukur secara bobot, CVT merupakan komponen yang paling ringan karena komponen yang dimiliki tidak sebanyak  Torque Converter maupun Dual Clutch. Selain itu, mobil dengan type transmisi CVT juga irit BBM karena kemampuannya menjaga performa mesin yang stabil.

Tapi walaupun begitu, mobil bertransmisi CVT juga memiliki kekurangan yakni akselerasinya tidak bisa spontan dan tidak bisa senakal transmisi otomatis mobil biasa. Tenaga yang berasal dari mesin tidak sepenuhnya mengalir ke roda, hal ini disebabkan oleh gesekan belt dan pulley CVT.  Karena kekurangan inilah transmisi CVT tidak digunakan dalam mobil-mobil balap.

Demikian artikel kali ini yang membahas mengenai beberapa kelebihan dan kekurangan mobil menggunakan trnasmisi CVT, serta tips merawatnya agar tetap awet dan tahan lama. Semoga ulasan kali ini bermanfaat bagi pembaca yang menginginkan tansmisi CTV mobilnya tetap terjaga. Terimakasih.

Artikel terkait :

Tips mengecek kondisi oli transmisi mobil.

Cek oli gardan dari kegunaan, perbedaan serta cara menggantinya.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *