Memahami Tanda-tanda Shockbreaker Mengalami Kerusakan Secara Akurat

Memahami Tanda-tanda Shockbreaker Mengalami KerusakanMemahami Tanda-tanda Shockbreaker Mengalami Kerusakan Dengan Mudah Tanpa Memakan Banyak Waktu Tetapi Tetap Akurat.

Mekanikmitsubishi.com – Ketika anda mengendarai mobil, tentu kenyamanan akan sangat terasa apabila tidak ada satupun kerusakan pada item mobil. Ya, dengan begitu, seharusnya setiap kerusakan yang ada pada mobil juga akan mudah di deteksi ketika mobil sedang di kendarai.

Baca juga : Tips memahami shockbreaker bekas yang masih baik dengan mudah dan 99% akurat.

Salah satu kerusakan yang mudah di deteksi ketika mobil sedang di gunakan yaitu kerusakan pada shockbreaker mobil.Meskipun begitu, bukan berarti jika kerusakan pada shockbreaker mobil tidak dapat di deteksi ketika mobil dalam keadaan tidak di gunakan.

Pada dasarnya, untuk memahami tanda-tanda shockbreaker mengalami kerusakan tidaklah sulit.Hanya perlu sedikit perhatian khusus dan ketelitian agar tanda-tanda kecil shockbreaker telah rusak dapat segera di deteksi.

Untuk lebih jelasnya, sebaiknya anda harus memahami tanda-tanda shockbreaker mengalami kerusakan berikut ini :

  1. Kondisi ban yang aus secara tidak merata juga bisa diidentifikasikan sebagai tanda-tanda shocbreaker mobil mengalami kerusakan. Tidak seperti umumnya ketika ban aus secara keseluruhan, jika ban aus ini di sebabkan karena shockbreaker yang rusak, biasanya hanya akan terdapat pada salah satu bagian saja.
  2. Ketika anda berkendara melewati polisi tidur, tanda-tanda shockbreaker mengalami kerusakan yang harus anda identifikasi berikutnya adalah ketidaknyamanan karena ban menyentuh spakbor. Tanda-tanda ini juga bisa anda identifikasi ketika sedang melewati jalan yang berlubang.
  3. Tidak hanya ban yang menyentuh spok mobil, tanda-tanda shockbreak mengalami kerusakan yang dapat anda identifikasi ketika melalui polisi tidur berikutnya adalah ayunan yang lebih cepat. Ayunan yang terjadi lebih cepat ini dikarenakan pantulan suspensi mobil terasa lebih dalam.
  4. Saat anda berada di dalam mobil, sekalipun hanya penumpang, mungkin bisa mengidentifikasi tanda-tanda shockbreaker mengalami kerusakan yang berikutnya yaitu ketinggian mobil yang tidak rata. Anda bisa merasakan adanya kemiringan pada mobil, terlebih lagi ketika mobil dinaiki dengan muatan yang cukup banyak.
  5. Tanda-tanda shockbreaker mengalami kerusakan yang terakhir ini juga merupakan tanda yang paling umum di alami dan paling mudah di deteksi, yaitu kebocoran oli melalui shock.Kebocoran ini bisa terjadi karena beberapa hal seperti karet bantalan yang sudah tidak memadai (berlubang/bocor), sehingga oil bisa menembus.

Ketika anda sudah mendapati tanda-tanda shockbreaker mengalami kerusakan seperti yang sudah di jelaskan di atas, sebaiknya segera bawa mobil ke bengkel untuk di lakukan penggantian atau perbaikan jika masih memungkinkan.

Namun sebelum anda mendapati tanda-tanda shockbreaker mengalami kerusakan tersebut, ada baiknya anda menghindari penyebab rusaknyashockbreaker. Berikut ini penyebab shockbreaker mengalami kerusakan :

  • Pemasangan upper mounting (bagian atas shockbreaker) yang tidak pas. Karena meskipun sudah memiliki dudukan khusus, namun apabila upper mounting tidak di pasang dengan pas maka dapat menyebabkan mobil mendapati beban yang melebihi batas normal. Karena ketika upper mounting terpasang dengan baik, maka mobil akan bekerja dengan baik dan tidak mendapati beban yang melebihi batas muatan.
  • Kotoran yang menempel pada bagian shockbreaker juga bisa menjadi penyebab rusaknyashockbreaker, sebab kotoran ini dapat menjadikan karet seal menjadi sobek dan memicu kebocoran oli.
  • Penyebab shockbreaker rusak yang berikut ini mungkin sering di lakukan oleh anda pengendara mobil pick up. Ya, kelebihan muatan juga bisa menjadi penyebab shockbreaker rusak dengan cepat.
  • Ban yang aus juga bisa menjadi salah satu penyebab shockbreaker rusak, yang akibatnya ketidakseimbangan mobil ketika melalui jalanan berliku.
  • Terlalu memaksakan setir berputar melebihi batas kemampuan dan dibarengi dengan kecepatan tinggi saat berkendara adalah penyebab kerusakan shockbreaker yang terakhir.

Semoga dengan mengetahui info di atas, anda bisa lebih berhati-hati merawat mobil anda khususnya pada bagian shockbreaker.

Artikel terkait :

Tips merawat shockbreaker dengan simpel agar awet dan tidak mudah bocor.

Komponen utama suspensi pada kendaraan yang perlu dipahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *