Kenali Penyebab Rem Panas dan Mengeluarkan Asap

kenali-penyebab-rem-mobil-panas-dan-mengeluarkan-asap-mekanikmitsubishiKenali Beberapa Penyebab Rem Panas dan Mengeluarkan Asap Dengan Mudah.

Mekanikmitsubishi.com – Bagi anda yang sudah cukup lama menggunakan kendaraan pribadi (mobil), mungkin pernah mengalami masalah dimana rem mobil menjadi panas dan mengeluarkan asap. Jika terjadi kejadian semacam ini, tak perlu resah karena dengan mematikan mobil pun masalah akan teratas sementara waktu

Namun setelah itu, baiknya segera bawa mobil anda ke bengkel untuk mengetahui apa penyebabnya. Sebenarnya, penyebab rem panas dan mengeluarkan asap sangat beragam. Apa saja hal itu? Berikut beberapa diantaranya.

Baca juga : Beberapa Gejala dan masalah rem mobil ABS cakram dan tromol.

  1. Master rem macet

Salah satu bagian terpenting dari rem mobil adalah master rem. Dimana master rem bekerja sebagai pokok atas penghentian mobil. Dan ketika master rem macet atau bekerja tidak maksimal, kemungkinan rem panas dan mengeluarkan asap menjadi sangat besar.

Hal ini karena ketika master rem macet, anda bisa saja menekan kampas otomatis secara terus menerus dan menyebabkan gesekan hingga menyebabkan rem menjadi panas.

Lalu apa penyebab lain master rem menjadi macet? Yaitu karena banyaknya kotoran yang menempel pada bagian ini. Kotoran yang sudah lama mengendap bisa saja menjadi karat yang membuat master rem tak bergerak atau tak berfungsi lagi.

  1. Pegas pengembali tak bekerja baik

Tak hanya pada bagian master rem, bagian pegas pengambil pun cukup berpengaruh terhadap baik atau tidaknya sistem kerja rem. Ini dibuktikan ketika pegas pengembali tak bekerja dengan baik lagi, maka akan menyebabkan rem panas dan mengeluarkan asap.

Ini karena fungsi utama dari pegas adalah untuk mengembalikan kampas rem pada posisi semula. Nah apabila pegas sudah tak memiliki daya lagi, maka kampas rem tidak akan kembali pada posisi semula yang hasilnya rem menjadi panas dan berasap.

  1. Penyetelan rem tak sempurna

Yang dimaksud di sini bukanlah proses pengereman yang tak sempurna, melainkan bagaimana kerenggangan kampas yang dapat menyetel teromol rem. Apabila anda melakukan pengereman belakang secara manual, maka penyetelan dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Sedangkan penyetelan yang terlalu rapat atau dekat antara kampas dan teromol rem akan menjadikan rem mudah panas dan mengeluarkan asap.

  1. Selang rem mampet

Inilah yang menjadi alasan mengapa anda sangat perlu mengganti rem secara rutin. Sebab ketika minyak rem tidak diganti secara rutin, maka kotoran akan dengan mudah masuk ke dalam selang rem.

Dan apabila kotoran sudah mampet, bisa terjadi penyumbatan selang rem. Dimana penyumbatan selang rem juga merupakan salah satu  penyebab rem panas dan mengeluarkan asap yang cukup sulit dideteksi.

4 penyebab rem panas dan mengeluarkan asap tersebut sebenarnya bisa anda deteksi sejak awal jika anda kerap menservice mobil. Ya, karena perlu anda ketahui, bahwa rem adalah salah satu bagian mobil yang sangat vital.

Baca juga : Bocoroan kelemahan rem mobil matic dibandingkan mobil manual.

Sebuah mobil akan menjadi tak berfungsi apabila remnya pun tak berfungsi. Bayangkan, akan sangat berbahaya bukan jika sebuah mobil yang remnya sudah tak bekerja dengan baik namun tetap digunakan untuk keseharian.

Karena sudah tidak mungkin ketika berkendara anda tak menggunakan rem, entah sepelan apapun anda mengendarai namun pasti rem tetap sangat dibutuhkan. terlebih lagi bagi anda yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Makasar dan daerah lain yang sudah sangat rawan macet. Pasti rem yang masih bagus menjadi salah satu bagian terpeting dari mobil anda.

Oleh sebab itulah, jangan pernah malas untuk merawat mobil. Karena nyaman atau tidaknya pun Anda yang akan merasakan sendiri. Demikian artikel mengenai penyebab rem mobil panas dan mengeluarkan asap dan penjelasannya,semoga bermanfaat.

Artikel terkait :

Cara mudah kuras dan mengganti minyak rem yang bagus dan benar.

Apa itu ABS,sistem kerja ABS dan kelebihan,kekuranganya dibandingkan non ABS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *