Gejala Dan Masalah Rem Mobil ABS Cakram Dan Tromol

gejala-dan-masalah-rem-mobil-abs-cakram-dan-tromol-mekanikmitsubishiPenyebab,Gejala Dan Masalah Rem Mobil ABS Cakram Dan Tromol Yang Sering Terjadi.

Mekanikmitsubishi.com – Rem merupakan bagian tubuh mobil yang memiliki peranan penting untuk mobil itu sendiri. Mobil yang melaju selalu dikendalikan oleh rem, maka dari itu, rem ini adalah alat vital bagi mobil. Tanpa rem, mobil tidak bisa dikendalikan dan akan menabrak benda atau mobil yang ada di depannya.

Baca juga : Apa itu ABS,Sistem kerja dan kelebihan dibandingkan dengan non ABS.

Rem juga kerap memiliki masalah, salah satunya adalah rem blong. Kondisi rem yang kurang performa ini bisa mengakibatkan kecelakaan yang akan membahayakan pengemudinya atau orang di sekitar.

Rem pada mobil harus sering diperiksa dan dirawat supaya tetap cakram. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya adalah rem yang blong tadi. Dan berikut ini merupakan informasi yang bisa Anda ketahui mengenai gejala dan masalah rem mobil ABS Cakram dan tromol.

  1. Rem Mobil Mengeluarkan Suara Berisik

Gejala dan masalah rem mobil ABS cakram dan tromol adalah ketika rem mobil mengeluarkan suara yang berisik. Ketika rem mobil sudah tidak cakram, biasanya akan terdengar suara yang berisik ketika rem itu digunakan. Apalagi ketika di jalanan yang menurun curam, perlu ekstra hati-hati. Jika kondisi rem sudah tidak cakram lagi, hal yang membahayakan seperti rem blong bisa saja terjadi. Maka dari itu, jangan lupa untuk selalu servis mobil Anda secara teratur. Hal ini untuk mencegah terjadinya ataupun mengatasi masalah pada mesin mobil.

  1. Gejala dan Masalah Pada Rem Sistem ABS
  • Rem mengeluarkan bunyi kampas, sebab terjadi gesekan antara besi dengan besi. Hal ini menyebabkan bantalan besi kampas secara langsung tergesek.
  • Rem kaku ketika pedal diinjak, bisa juga karena kebocoran selang hose vacum, dan kerusakan pada booster rem.
  • Kerusakan yang paling berbahaya pada rem adalah ketika rem blong. Hal ini terjadi karena adanya kebocoran di master rem bawah dan atas. Selain itu rem blong juga bisa terjadi karena seal master rem bagian atas yang sudah aus.
  • Sela kerapatan rem yang tidak seimbang antara yang kanan dan juga kiri akan membuat rem membanting kanan atau kiri. Selain itu, hal ini juga bisa diakibatkan karena kaliper rem pada salah satu roda macet.

Setelah mengetahui apa saja gejala dan masalah rem mobil ABS Cakram dan tromol, kini saatnya informasi tambahan mengenai cara merawat rem mobil supaya tetap pakem. 

Baca juga : Cara kuras dan mengganti minyak rem yang benar.

  1. Mengontrol selang-selang dari master hingga ke selang pada roda bagian bawah. Kemudian gantilah selang apabila terjadi kebocoran.
  2. Isi ulang minyak rem ketika sudah berada pada batas minimum pengisian.
  3. Membongkar ban dan bersihkan secara teratur. bersihkan bagian cakram, kaliper, dan komponen yang lainnya. Selain itu ganti pula kampas rem jika sudah terlihat tipis.

Bila Anda bisa sudah terampil dalam hal mengatasi masalah mesin di atas, maka Anda bisa melakukannya sendiri. Apabila belum, sebaiknya serahkan semua masalah rem mobil kepada bengkel yang sudah terpercaya. Dengan begitu semua permasalah mengenai rem mobil akan segera tuntas.

Memiliki kendaraan seperti mobil memang perlu pengecekan yang serius. Hal ini dimaksudkan supaya mobil yang dikendarai tetap aman serta nyaman bagi pengemudinya. Dengan begitu para pengemudi akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena dalam mengendarai mobil intinya adalah supaya bisa selamat sampai tujuan.

Demikianlah informasi yang bisa Anda ketahui tentang gejala dan masalah rem mobil ABS Cakram dan tromol serta tips perawatannya. Semoga informasi  tersebut bisa menjadi referensi yang bermanfaat untuk Anda semua.

Artikel terkait :

Kekurangan sistem pengereman pada mobil matic dari mobil manual.

Tips mengemudi saat berhenti ditanjakan dengan rem tangan.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *