CIri-ciri Kampas Rem Mobil Bermasalah Dan Mengalami Keausan

Ciri-ciri  Kampas Rem Mobil Bermasalah Dan Mengalami Keausan

 

mekanikmitsubishi.com

 

Langsung saja kita bahas tuntas mengenai langkah mengetahui kampas rem mobil bermaslah atau mengalami keausan. Seperti yang kita tau bahwa rem merupakan komponen yang sangat penting untuk keselamatan berkendara,fungsi rem adalah : menghentikan laju kendaraan,dalam penjabarannya rem mempunyai fungsi mengatur laju mobil sesuai dengan kondisi jalan dan menjaga kecepatan kendaraan agar pengendara aman saat berkendara.

 

Analisa yang sering saya temukan dalam kerusakan sistem pengereman yakni :

keausan kanvas rem

pipa-piaa/selang minyak rem mengalami kebocoran sehingga terdapat gelembung udara didalam pipa/selang minyak rem

berkurangnya volume minyak rem dari batas normal

piringan cakram mengalami keausan (biasanya terjadi dalam jangka waktu yang lama jika tidak mungkin adanya kotoran di piringan cakram/telat untuk pergantian kanvar rem)

piston,master rem mempunyai kelainan,kebanyakan komponen ini mengalami kerusakan seperti bocor,aus dan berubah bentuk

 

 

Sebaiknya untuk masalah ini perlu diperhatikan benar mengingat sistem dan fungsi kerja Rem sangat vital bagi keselamatan pengendara. Adapun ciri-ciri mobill mengalami masalah dalam sistem kerjanya adalah sebagai berikut :

 

Rem Terasa Tidak Pakem.

Hal ini biasanya terjadi karena 2 hal yakni: Master Rem mengalami kebocoran karena Seal pada Master Rem mengalami keausan sehingga Minyak Rem tidak bisa menekan piston kaliper dengan optimal. Yang kedua mungkin karena kanvas rem sudah mengalami keausan.

 

Rem Terasa Keras Saat Diinjak.

Jika Rem terasa keras saat diinjak kebanyakan disebabkan kerusakan pada komponen Booster Rem. Bosster Rem adalah komponen yang sangat membantu meringankan sistem kerja master rem yakni sebagai pendorong minyak rem dengan memanfaatkan Vacum Intake Mesin. Sebaiknya tidak memperbaiki komponen ini atau membeli yang imitasi.

 

 

 

Pedal Rem Terasa Dalam.

Hal ini sangat terasa saat anda menginjak pedal rem,ini faktor yang sangat perlu Anda curigai jika ada yang bermasalah dengan sistem pengereman. Pedal rem terasa dalam saat diinjak biasanya terjadi karena komponen master rem yang mengalami masalah. Lihat kondisi Master Rem secara teliti,disarankan untuk tidak menganti seal master rem saja,karena hal yang sering terjadi tidak hanya seal master rem saja yang bermasalah akan tetapi dinding-dinding silinder masre rem mengalami keausan. Ganti seluruh komponen master rem agar lebih aman. Sebelumnya lakukan penyetelan jarak bebas pedal rem.

 

Pedal Rem Bergetar Saat Dijinjak.

Kejadian ini biasanya terjadi saat Anda melakukan pegreman saat laju kecepatan mencapai 70-100km/jam. Pedal Rem terasa Mantul/bergetar naik-turun. Pedal rem terasa bergerak naik-turun disebabkan karena piringan cakram mengalami keausan yang tidak rata atau piringan cakram sudah mengalami keausan yang parah. Piringan cakaram memiliki harga yang tinggi jadi jika piringan cakram masih mengalami keausan diambang batas ketebalan mungkin Anda biasa membubutnya.

 

 

 

BAGAIMANA JIKA REM KITA SUDAH MEMILIKI TEKNOLOGI ABS (AUTO BREAK SISTEM)…???

 

Untuk sistem ABS, sebenarnya sudah terpasang lampu indikator di panel instrumen. Jika indikator ABS tetap menyala atau berkedip ketika mesin dihidupkan, berarti ada masalah di sistem ABS. Anda harus melakukan pengecekan dengan alat diagnostic mengetahui persis akar permasalahannya. Perhatikan speed sensornya, “Kalau kotor lampu ABS otomatis akan menyala”.

Cek juga modulator atau perangkat pengatur tekanan ABS, karena komponen ini juga rentan rusak. Mungjkin kabel speed sensor putus karena digigit hewan seperti tikus.

 

Semoga ulasan mengenai Langkah Mengetahui Sistem Pengereman Mengalami Kelainan/Kerukasan. Terimakasih.

 

 

 

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *