Cacat Tersembunyi Pada Mobil Bekas Yang Jarang Diketahui Pembeli

beberapa-cacat-mobil-bekas-yang-jarang-diketahui-pembeli-mekanikmitsubishiInilah Beberapa Cacat Mobil Bekas Yang Jarang Diketahui Pembeli.

Mekanikmitsubishi.com – Membeli mobil itu tidak harus baru, nyatanya banyak orang yang masih membeli mobil bekas. Hal ini bukan karena masalah uang, melainkan mobil bekas yang akan dibeli memiliki nilai tersendiri dari segi keunikan, dan lain sebagainya. Selain itu membeli mobil bekas juga menjadi hobi bagi sebagian orang. Jadi mobil bekas sangat menguntungkan untuk diajadikan bisnis.

Baca juga : Bocoran trik pedagang bikin mulus mobil bekas yang jarang diketahui.

Akan tetapi yang perlu Anda tahu ketika membeli mobil bekas butuh mempertimbangkan berbagai hal. Ketika membeli mobil bekas sebaiknya harus benar-benar teliti. Pasalnya mobil bekas kadang memiliki cacat atau sudah tidak mulus.

Mobil yang cacat bisa disebabkan karena kecelakaan dan membentur jalan, sehingga menyebabkan mobil tidak mulus lagi. Dan untuk memperbaikinya membutuhkan biaya yang besar.

Jika Anda hendak membeli mobil bekas, ketahuilah bahwa ada cacat mobil yang jarang Anda atau pembeli ketahui. Apabila Anda sudah terlanjur membelinya tanpa tahu terlebih dulu apa mobil itu cacat atau tidak, maka bisa-bisa Anda yang akan mengeluarkan biaya besar untuk memperbaikinya.

Dan berikut ini merupakan cacat tersembunyi pada mobil bekas yang jarang diketahui oleh para pembeli :

Baca juga  : Lebih baik asurasi LTO atau asuransi ALL Risk.?

  1. Goresan Pada Cat Mobil

Goresan pada cat mobil terjadi karena gesekan dengan benda lain. Misalnya ketika mencuci mobil, asal mengelap tanpa tahu tekniknya maka mudah membuat cat mobil rusak. Adapun jenis-jenis goresan pada mobil yaitu deep scrating, swil mark, buffer marks, dan random deep marring. Jadi ketahuilah bahwa mobil bekas bisa jadi terdapat goresan pada body atau besi mobil.

  1. Karat Pada Mobil

Karat atau korosi merupakan salah satu cacat mobil yang jarang diketahui para pembeli mobil bekas. Biasanya karat akan terjadi di panel besi yang kemudian akan menyerang body mobil. Sehingga lambat laun body mobil akan rapuh dan rusak.

Yang menyebabkan karat pada mobil yaitu tidak adanya proteksi anti-karat, adanya goresan pada besi mobil sehingga rentan terkena karat, dan adanya endapan debu, garam, serta bahan kimia di frame ataupun bawah mobil.

  1. Bercak Karena Air Hujan

Mobil yang terkena hujan biasanya akan dibiarkan kering di bawah terik matahari. Jika mobil tersebut tidak dicuci setelah terkena hujan, maka pada body mobil akan timbul bercak-bercak bekas air hujan. Karena itu, bersihkan mobil setelah terkena kotoran dan lakukan perawatan mobil dengan mengaplikasikan paint sealant pada cat mobil.

  1. Adanya Kerak Body

Sisa-sisa bercak air hujan, air sabun yang masih menempel di body mobil, maka bisa menimbulkan kerak. Karena itu, ketika mencuci mobil maka bersihkan hingga benar-benar bersih. Dengan begitu tidak ada endapan kotoran yang akan menimbulkan kerak pada body mobil.

  1. Kotoran Hewan

Kotoran hewan seperti kotoran serangga ataupun burung bisa bereaksi dengan cat mobil. Jika dibiarkan maka akan menimbulkan kerusakan pada permukaan cat mobil. Kotoran hewan yang sering menempel pada mobil seperti kotoran burung, kotoran hewan peliharaan contohnya kucing dan anjing. Karena itu, jika Anda melihat ada kotoran hewan yang menempel pada mobil, sebaiknya segera bersihkan.

Karena itu, dengan mengetahui cacat mobil bekas yang jarang diketahui banyak pembeli, Anda perlu lebih teliti ketika membeli mobil bekas. Dengan begitu Anda tidak akan menyesal setelah membeli mobil yang diinginkan.

Itulah sedikit informasi yang bisa Anda ketahui tentang cacat mobil yang jarang diketahui para pembeli. Semoga informasi ini bisa menjadi manfaat bagi Anda yang akan membeli bekas.

Baca juga :

Cara mudah pedagang bikin kabin mobil bekas seperti baru lagi.

Pengaruh warna terhadap harga jual mobil.

Tips penting yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan membeli mobil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *