Bolehkah Menaikkan Tekanan Angin Ban Melebihi Batas Saat Membawa Beban Berat?

Bolehkah Menaikkan Tekanan Angin Ban Melebihi Batas Saat Membawa Beban Berat - MekanikmitsubishiBenarkah Perlunya Menaikkan Tekanan Angin Ban Melebihi Batas Saat Membawa Beban Berat?

Mekanikmitsubishi.com – Saat lebaran hampir semua perantauan memanfaatkan libur lebaran untuk mudik ke kampung halaman masing-masing. Tidak sedikit pemudik mengunakan kendaraan pribadi untuk mudik lebaran baik pakai motor maupun mobil, pemudik biasanya membawa banyak barang bawaan atau membawa banyak penumpang dan tentunya beban kendaraan otomatis naik berkali-kali lipat. Banyak rumor yang beredar dikalangan masyarakat bahwa kendaraan yang membawa beban berat sebaiknya menaikkan tekanan ban dari batas standar ukurannya /  melebihi dari batas ukuran wajarnya.

Baca juga : Bahaya dan resiko terlalu sering menyemir ban kendaraan.

Benarkah menaikan tekanan angin ban melebihi dari batas standarnya itu dibenarkan?

Baca juga : Alasan penting memeriksa tekanan angin pada ban kendaraan secara rutin.

Kebiasaan pengemudi menaikkan tekanan angin ban kendaraan melebihi batas wajar / menambah angin secara berlebihan dari standar yang ditetapkan sangat keliru dan tidak dibenarkan. Namun anggapan tersebut sudah banyak yang membenarkannya, berapapun beban yang dimuat kendaraaan sebaiknya tekanan angin tidak melebihi ukuran standarnya karena dapat menimbulkan beberapa resiko kerusakan dan kecelakaan. Untuk mengetahui satndar tekanan angin pada ban kendaraan, kita bisa melihat pedomannya tertempel pada pintu driver. Disana terdapat keterangan lengkap mengenai ukuran tekanan angin ban kendaraan, baik pada roda depan atapun roda belakang.

Kita tidak perlu khawatir mengenai tekanan angin ban kendaraan. jika kita sudah sesuai prosedur maximal berat muatan yang dibawa atau kapasitas daya angkut orangnya. Tekanan angin pada ban yang direkomendasikan pastinya sudah ideal dan sesuai rancangan kendaraan tersebut meski muatan dalam keadaan penuh.

Catatan : “ Terlalu keras ban suatu kendaraan, pasti menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penumpang serta timbul goncangan berlebihan.”

Baca juga : Dampak kurangannya tekanan angin pada ban kendaraan pada konsumsi BBM.

Kesimpulannya kita tidak perlu menambah tekanan angin pada ban melebihi batas kewajaran, pada dasarnya ukuran standarnya sudah sangat tepat dan direkomendasikan jika mengacu pada pedoman buku petunjuk pabrikan.

 

Demikian artikel kal ini yang membahas mengenai benar dan tidaknya menaikkan tekanan angin ban kendaraan melebihi batas standart saat muatan banyak. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Artikel terkait :

Kelebihan dan kekurangan isi angin ban kendaraan pakai nitrogen.

Beberapa tips dan cara merawat ban serep mobil agar tak kadaluarsa.

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *