Biodiesel/Biosolar, kelebihan Dan Kekurangannya

Biodiesel/Biosolar, kelebihan Dan Kekurangannya

mekanikmitusbishi.com

 

Bahan bakar jenis baru yakni Biodiesel/biosolar merupakan energi terbaru alternatif untuk dikembangkan dan diprosuksi sekala besar. Penemuan Bahan bakar yang terbuat dari minyak kelapa sawit ini sangat berpotensi untuk dikembangkan karena termasuk sumber daya alam yang bisa diperbaharui,berbeda dengan Minyak Bumi yang bersumber dari fosil. Dengan harga minyak kelapa sawit yang relatif murah dan trus merosot, penemuan ini perlu untuk ditingkatkan apalagi terknologinya sangat mudah dikembangkan.

Sayangnya peluang ini kurang diperhatikan oleh pemerintah dan beberapa pihak terkait untuk menciptakan regulasi bahan bakar yang terbarukan yang bisa diperbaharui. Untuk bangsa kita yang kaya akan Sumber Daya Alamnya dan Sumber Daya Manusia yang cukup mumpuni untuk mengembangkan Bahan Bakar Terbarukan yakni Biosolar/Biodiesel. Meski nilainya masih kalah dengan Energi lain seperti Solar Bersupsidi akan tetapi hal ini sangat membantu mengurangi Effek Gas Rumah Kaca tiap Tahunnya yang menunjukan kenaikan pada grafiknya.

 

 

 

Mengenai Biosolar/Biodiesel :

Kita tahu bahwa Biosolar/Biodiesel dihasilkan dari tumbuh-tumbuahan/dari Nabati. diantaranya seperti Biji bunga matahari,Biji Kedelai dan Berbagai jenis tumbuh-tumbuhan, dan yang paling kita kenal yakni dari biji tanaman jarak.

Bisa dipastikan Bahan bakar biodiesel/biosolar akan lebih mudah terurai mengingat bahan bakar ini dihasilkan dari alam,hal ini disebabkan susunanpartikel kimiawiahnya lebih sederhana dan mudah diurai oleh proses alam.

 

 

 

 

 

 

#Kelebihan Dan Kekurangan Bahan Bakar Biosolar/Biodiesel.

 

Kelebihannya antara lain:

Salah satu kelebihan mendasar bahan bakar jenis ini yakni rendahnya kadar sulfur yang terkandung. Dengan rendahnya kadar sulfur akan sangat membantu mengurangi kemungkinannya terjadi hujan asam. Emisi karbon dioksida yang dihasilkan bahan bakar ini jauh lebih rendah yakni 70-75% dari bahan bakar jenis lain (Solar) yang dihasilkan dari fosil hewan. Sudah tentu bahan bakar jenis ini lebih ramah lingkungan.

 

Kekurangannya antara lain :

Kandungan Energi yang dimiliki Bahan Bakar Biosolar/Biodiesel lebih rendah 9-12% dari bahan bakar solar yang berasal dari fosil hewan. Tentunya bahan bakar ini menghasilkan tenaga yang lebih rendah.

Kekuatan Oksidasi pada bahan bakar ini juga mengakibatkan lebih rentan bermasalah saat proses penyimpanan “dalam jangka waktu yang lama”. karena jika disimpan terlalu lama bahan bakar ini akan lebih mudah mengental dan menghambat mesin.

Mikrobra dalam kandungan bahan bakar ini juga bisa mengakibatkan kerusakan mesin. Mikroba yang mungkin hidup akan menganggu kinerja mesin dalam jangka waktu tertentu.

Dan Kekuran bahan Bakar Biodiesel/Biosolar yakni : Bahan baku yang diperlukan untuk membuat 1liter Biosolar/Biodiesel sangat banyak. Dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk secara otomatis akan mengurangi lahan tanam untuk memprosuksi bahan bakar ini.

 

 

 

 

Semoga ulasan mengenai Kelebihan Dan Kekurangan Bahan Bakar Biodiesel/Biosolar bisa menambah wawasan pembaca. terimakasih sudah menyempatkan untuk mengunjungi halaman kami.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *