Beberapa Mobil Yang Diperbolehkan Pasang Rotator

Banyak Yang Tak Tahu, Hanya Beberapa Mobil Yang Boleh Pasang Rotator - MekanikmitsubishiBanyak Yang Tak Tahu, Hanya Mobil Tertentu Yang Boleh Pasang Rotator

Mekanikmitsubishi.com – Kemacetan seringkali menjadi kendala besar bagi sebagian orang yang sedang terburu-buru. Tingkat kemacetan yang tinggi membuat orang semakin nekat melakukan segala cara agar bisa lancar berkendara dan tidak terjebak macet.

Meskipun akhirnya yang dilakukan adalah melanggar peraturan tata tertib berkendara. Seperti menerobos jalur, melaju di trotoar, melawan arus, hingga membunyikan sirine dan memasang lampu rotator.

Tidak hanya mobil, akhir-akhir ini banyak dijumpai sepeda motor roda dua pun menggunakan rotator dan sirine untuk melaju di jalan raya agar bebas hambatan.

Sirine dan lampu rotator kerap dijadikan para pengendara yang tidak ingin terkena macet. Dengan membunyikan sirine dan menyalakan rotator, pengendara lain akan mengira bahwa itu adalah mobil aparat kemudian membuat pengendara lain menepi.

Namun tak banyak yang tahu jika sebenarnya pemasangan lampu rotator dan sirine tidak bisa sembarangan. Ada peraturan tertentu menyangkut arti dan makna rotator juga sirine dalam penggunaannya. Bahkan penggunaan lampu rotator sebenarnya hanya bisa di pasang pada kendaraan roda empat saja.

Maka tidak heran jika petugas kepolisian banyak merazia kendaraan-kendaraan yang memasang dua aksesori tersebut. Dalam beberapa kasus, polisi bukan hanya member sanksi peringatan, akan tetapi juga melakukan pencopotan aksesoris rotator lalu memberikan sanksi penilangan bagi kendaraan yang memasang lampu rotator atau sering disebut juga dengan istilah strobo.

Baca juga : Tips mudah hindari pajak progresif yang memberatkan Anda.

Seperti yang tertera pada undang-undang tentang peraturan penggunaan strobo pada kendaraan.

Pemasangan strobe memiliki arti pada setiap warna.

  1. Warna kuning tanpa sirine digunakan untuk mobil patrol jalan tol, pengawasan sarana dan prasarana lalu lintas jalan, mobil Derek, mobil angkutan barang khusus, serta mobil perawatan dan pembersihan fasilitas umum.
  2. Warna merah dengan sirine digunakan untuk mobil pengangkut tahanan, pengangkut jenazah, ambulance, pemadam kebakaran, palang merah, dan mobil pengawalan TNI.
  3. Wana biru untuk mobil petugas kepolisian republik Indonesia.

Undang- undang yang mengatur tentang tata cara pemakaian rotator tertera dalam pasal 59 UU No.22 Tahun 2009. Dan bagi pelanggarnya akan mendapat sangsi sebagaimana tercantum dalam pasal 287 Ayat 4 UU No.22 Tahun 2009, yang bunyinya:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar ketentuan mengenai penggunaan atau hak utama bagi Kendaraan yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi dan sinar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, Pasal 106 ayat (4) huruf f, atau Pasal 134 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 (Dua ratus lima puluh ribu rupiah)”.

Demikian penjelasan tentang penggunaan lampu rotator dan sirine pada kendaraan pribadi. Jadi bagi Anda yang berniat memasang rotator pada kendaraan pribadi Anda, sebaiknya urungkan niat Anda gar nantinya tidak terkena razia polisi dan merepotkan Anda sendiri.

Sekian, Artikel kali ini yang membahas mengenai beberapa mobil yang diijinkan pasang rotator. semoga bermanfaat.

Artikel terkait :

Beberapa tips aman yang perlu diperhatikan memasang sticker pada kendaraan agar tidak melanggar peraturan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *