Apa Penyebab Tangki Cadangan Radiator Tak Boleh Diisi Penuh

Apa Penyebab Tangki Cadangan Radiator Tak Boleh Diisi Penuh - MekanikmitsubishiApa Penyebab Tangki Cadangan Radiator Tak Boleh Diisi Penuh

Mekanikmitsubishi.com – Mesin mobil memiliki peranan yang sangat penting. Keberadaannya sangat sensitif jika tidak dijaga dan diperlakukan dengan baik. Mesin mobil bisa kita diibaratkan jantung mobil untuk manusia, sehingga jika mesin rusak, maka mobil tidak akan bisa berfungsi secara normal. Karena material-material yang ada di dalam mobil mengalami difungsi.

Baca juga : Cara tepat mengganti air radiator sendiri dengan 5 langkah mudah.

Di dalam rangkaian mobil ada komponen radiator, radiator berfungsi sebagai cairan pendingin yang telah menjadi panas, dan diproses melalui saluran water jacket yang terdiri dari tangki atas, inti radiator dan tangki bawah. Sehingga komponen radiator ini memiliki peran yang sangat penting demi menjaga suhu musin tetap terkendali.

Radiator biasanya dilengkapi dengan reservoir atau tanki cadangan di dalamnya. Reservoir ini berfungsi sebagai penampung air radiator yang mendidih karena panas mesin mobil saat mobil hidup atau ketika sedang melaju.

Tetapi, perlu kita ketahui bahwa reservoir ini tidak boleh diisi air hingga penuh karena ketika radiator mulai panas berlebih, maka sistem radiator akan bekerja dengan cara memberi tekanan ke dalam tangki cadangan. Kemudian air radiator akan mulai masuk ke reservoir dan jika tangki cadangan ternyata penuh, akibatnya air radiator akan tumpah dan terbuang lewat katup pembuangan.

Dengan begitu mengisi air radiator dalam tangki cadangan sebaiknya sesuai batas yang telah ditentukan di dalam tangki agar jumlahnya bisa sesuai dengan kebutuhan karena jika air radiator terlalu penuh di reservoir proses pendinginan tidak akan optimal. Radiator sebaiknya diisi dengan cairan khusus atau radiator coolant. Karena air khusus ini akan mencegah terbentuknya karat dan mencegah endapan yang menyumbat saluran sistem radiator.

Ada masalah yang seringkali terjadi pada radiator yang menyebabkan cairan pendingin tumpah dari penampungan ( reservoir ). Hal ini bisa terjadi karena beberapa hal di bawah ini:

Beberpa Penyebab Air Radiator Balik Ke Penampungan :

Baca juga : Beberapa tips pencegahan dan cara menghindari radiator mobil bocor.

Temperature Mesin Terlalu Tinggi

Pack silinder head atau pack kop yang bocor bisa menyebabkan temperatur mesin terlalu tinggi sehingga pengaliran air dari  radiator ke penampungan tidaklah berjalan dengan lancar.

Akibat dari temperatur mesin terlalu tinggi atau bisa disebut overheating juga salah satunya akan menyebabkan komponen mesin menjadi lunak seperti piston yang terbuat dari aluminium. Sehingga, kekuatannya akan menjadi berkurang pada suhu tinggi yaitu 300 derajat celcius. Baca juga : Cara mengatasi radiator mobil yang cepat panas.

Kerusakan Pada Tutup Radiator

Baca juga : Tips merawar radiator mobil yang benar dan aman.

Apabila tutup radiator rusak, terutama kerusakan yang terjadi pada releif valve. maka terjadinya kerusakan pada penutup tersebut berakibat air dari radiator akan mengalir lebih cepat ke reservoir sehingga menyebabkan penumpukan cairan pendingin di reservoir atau penampungan.

Jika memang rusak, Anda bisa membeli kembali tutup radiatornya dengan harga yang terjangkau. Sekitar Rp. 50.000 hingga Rp. 60.000 tergantung merk yang Anda gunakan. Apabila tutup yang rusak ini tidak segera diganti, temperatur mesin akan sangat tinggi ( overheating ) dan hal ini yang bisa menyebabkan komponen mesin cepat aus dan lebih fatalnya mesin mati dan harus overhole mesin.

Kipas yang Tidak Bekerja

Kipas radiator yang tidak bekerja dengan baik makan akan menyebabkan reservoir penuh karena mesin akan terlalu panas sehingga yang terjadi adalah resevoir akan tumpah dan air radioator akan berkurang.

Periksa Pemutar Waterpump

Jika hal tersebut terjadi, perikslah V-belt yang akan memutar water pump. Karena ada kemungkinan putus. Fungsi v-belt adalah memutar water pump mesin agar air bersirkulasi.

Water pump berfungsi mengalirkan air radiator ke seluruh sistem pendingin mesin. Jika bagian ini bermasalah maka seluruh sistem pendingin akan bermasalah. Maka yang terjadi sama seperti sebelumnya yaitu overheating mesin mobil.

Apabila sampai terjadi overheat pada mobil sebaiknya Anda hentikan nyala mesin dengan segera mobil. Hal ini akan sangat berbahaya jika dikendarai, akan banyak kerusakan yang terjadi seperti : kepala silinder yang melengkung, pendingin yang bocor, material plastik bisa meleleh, dan kerusakan mesin yang akan sangat parah tergantung dari seberapa panas yang terjadi.

Demikian ulasan kali ini mengenai beberpa penyebab tangki cadangan radiator mobil tidak dianjurkan diisi penuh. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Artikel terkait :

Cara mudah membersihkan radiator mobil.

Cara mudah lakukan pemeriksaan radiator mobil dari bocor halus.

6 faktor penyebab dan cara mengatasi mesin mobil cepat panas/overheating dengan mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *