2 Cara Menghitung Jarak Aman Agar Terhindar Dari Kecelakaan

2 Cara Menghitung Jarak Aman Agar Terhindar Dari Kecelakaan - MekanikmitsubishiIngin Terhindar Dari Kecelakaan? 2 Cara Menghitung Jarak Aman Dalam Berkendara Ini Harus Anda Pahami

Mekanikmitsubishi.com – Dalam berkendara, Anda tentu tak akan dihadapkan dengan kondisi yang selalu lancar dan aman-aman saja. Berbagai hambatan seperti macet, terburu-buru hingga kemungkinan terburuk yaitu kecelakaan tentu dapat Anda temui walau kemungkinannya sangat kecil.

Baca juga : Cara mengemudikan mobil matic agar hemat BBM, Tak banyak yang tahu.

Namun, sebagai pengendara yang baik, Anda tentu harus mematuhi aturan lalu lintas demi keamanan bersama bukan? Salah satu faktor yang menyebabkan banyaknya terjadi kecelakaan di jalan adalah jarak antar kendaraan yang  tak beraturan dan terlihat kurang disiplin.

Nah, tentu Anda ingin agar aktivitas berkendara Anda selalu aman bukan?

Disini Anda akan mengetahui cara mudah memperoleh jarak aman dalam mengemudi yang dapat Anda terapkan, diantaranya adalah sebagai berikut.

Baca juga : Beberapa aplikasi membantu mengemudikan kendaraan yang perlu dipertimbangkan.

  • Hitung Jarak Melalui Satuan Meter

Dalam menghitung jarak aman dengan kendaraan lain, ada dua hal yang harus Anda perhatikan. Yaitu jarak minimal dan jarak aman. Jarak minimal adalah jarak terdekat antara dua kendaraan. Sebagai contoh mobil Anda dengan mobil di depan Anda.

Sedangkan jarak aman merupakan jarak dengan kategori posisi paling aman yang memisahkan antar dua kendaraan.

Perhitungan jarak minimal dan jarak aman dapat Anda ketahui sebagai berikut. Untuk kecepatan kendaraan 30 km/jam, jarak minimal antara kendaraan Anda dengan kendaraan di depan Anda adalah 15 meter, sedangkan jarak amannya adalah 30 meter.

Jika Anda berkendara dengan kecepatan 40 km/jam, jarak minimal yang harus Anda penuhi adalah 20 meter dan jarak aman yang Anda miliki adalah 40 meter. Sedangkan untuk kecepatan 50 km/jam, Anda memiliki jarak minimal 25 meter dan jarak aman 50 meter.

Kemudian untuk kecepatan kendaraan 60 km/jam, jarak minimalnya adalah 40 meter dan dan jarak amannya adalah 60 meter. Untuk kecepatan 70 km/jam, jarak minimal yang dapat diambil adalah 50 meter dan jarak amannya 70 meter.

Sedangkan kendaraan dengan kecepatan 80 km/jam, memiliki jarak minimal 60 meter dan jarak aman yang dapat diambil yaitu 80 meter.

Untuk menghitung jarak minimal dan jarak aman di atas kecepatan yang telah disebutkan tadi, Anda dapat mengetahuinya dengan menggunakan pola yang sama.

  • Hitung Jarak Melalui Satuan Detik

Disebutkan dalam teori defensive driving, jarak paling aman dalam berkendara adalah minimal 3 detik. Jarak waktu 3 detik ini diambil dengan menyesuaikan kecepatan pada kendaraan Anda dan juga proses pengereman aman yang biasa dilakukan.

Cara menghitung jarak 3 detik ini dapat Anda temukan dengan menggunakan pepohonan maupun objek statis di pinggir jalan.

Pertama, perhatikan objek statis yang telah dilewati kendaraan di depan Anda. Jadikan itu sebagai patokan waktu Anda mulai berhitung. Jika mobil Anda melewati objek tersebut dalam waktu tiga detik, artinya jarak Anda dengan kendaraan di depan Anda sudah aman.

Namun, jika kurang dari tiga detik Anda sudah melewati objek tersebut, maka Anda perlu menurunkan kecepatan Anda dalam berkendara.

Dibandingkan dengan menghitung jarak yang pasti akan sulit dilakukan, memperkirakan jarak aman dengan waktu lebih mudah dipraktikkan bukan? Namun, tentu ini kembali pada kenyamanan dan kemudahan Anda.

Demikian ulasan kali ini yang membahas mengenai tips dan cara mudah mengukur jarak aman saat mengemudikan kendaraan agar terhindar dari kecelakaan. Semoga bermanfaat untuk pembaca dan selamat berkendara dengan aman!

Artikel terkait :

Tips bermanfaat saat mengemudikan kendaaran di daerah pegunungan.

Berikut tips ampuh menghindari mesin mati/mogok saat menerjang banjir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *